Gugah Semangat Cinta Alam Ratusan Burung di Lepaskan

Guna menggugah semangat cinta  alam , Komunitas Pelestarian Alam Kalimantan melepaskan 300 ekor burung secara beramai-ramai di halaman parkir kantor harian Tribun Kaltim, Jumat (23/11).

Para pecinta alam membeli burung-burung ini dari par pedagang yang ada di Balikpapan dengan harga dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Mereka tidak di paksa, ada yang membawa  satu ekor ,dua ekor dan bahkan lebih. Harganya pun mencapai ratusan ribu rupiah.Tapi itu tidak jadi soal, demi alam mereka rela membeli hanya untuk di lepaskan kembali ke alam.

Selain warga pelestari  alam yang datang secara sukarela, ada juga burung yang diberikan olerh para donatur yang peduli dengan pelestarian lingkungan, seperti Pro  XL Regional Kalimantan, Banda Indonesia, Yayasan Kasimo Balikpapan, DPD KNPI Balikpapan, IAI Balikpapan , hingga sumbangan pribadi dari Letjen TNI Subekti dan masyarakat lainnya. Kegiatan ini merupakan kali pertama yang diprakasai Pemred Tribun Kaltim Achmad Subechi.

Sebelum pelepasan ke alam , Ustad Ahmad Rosyidi mengajak berdoa bersama anggota komunitas dengan harapan burung-burung ini bisa kembali ke habitatnya.

Setelah itu burung yang berada dalam sangkar , kardus dan bungkus semen satu persatu di buka dan di terbangkan. Puji syukur, semua burung melesat ke udara tanpa ada satupun yang cacat dan hilang dari pandangan mata bersama dengan hembusan angin yang bertiup sepoi-sepoi di halaman parkir kantor harian pagi Persda Kompas Group ini.

Menurut Subechi, kerusakan alam dan ekosistemnya sudah mencapai 40 hingga 50 persen. Sehingga dia berharap, kegiatan itu dapat membantu pelestarian alam yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Para peserta pun tampak antusias melakukan kegiatan tersebut.

" Kita ingin berbuat yang terbaik buat dunia. Inilah cara anak bangsa yang peduli dengan kelestarian alam. Jangan kita diam dan menjadi penonton dari kerusakan alam, supaya bumi ini tetap  hijau  dan ekosistemnya terjaga, ujar Bechi sapaan akrabnya, menutup pembicaraan.


blog comments powered by Disqus